Tampilkan postingan dengan label sad story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sad story. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 20 November 2010
akhir hidup seorang el 5
"kenapa kalian harus menghina anak ini, jelas-jelas dia berbeda dengan kalian.... kenapa kalian justru tidak membantunya...? kalian itu masih anak-anak harusnya belajar untuk menolong dan menghargai sesama..." dan ternyata yang berkata seperti itu adalah adit, anak tante ranti. "ngapain lo belain gue..." jawab el. "aku gak ngebela kamu kok, aku cma membenarkan yang terjadi, gak seharusnya anak kecil itu berbicara kotor pada temannya sendiri..." jwab adit lagi. "sekarang satu-satu diantara kalian minta maaf pada anak ini" tiba-tiba adit mengambil tindakan, dan el pun menjawab "apa ...??? anak ini... gue punya nama..." jawab el ketus. "ya aku tahu kau punya nama dan aku tau sypa namamu, tapi kita kan belum resmi berkenalan, pas aku ngajak kenalan kamu malah masuk rumah..." jawab adit balik. "ah terserah lah... nama gue el..." jawab el lagi. "oke namaku adit adik kecil.." lalu setelah itu adit menyuruh anak-anak itu lagi untuk tidak menghina el lagi. "sekarang kalian janji sama kakak kalo kalian akan lebih menghargai el... dia kan juga teman kalian..." ajak adit pada anak-anak itu. "maafkan kami ya el... " anak-anak itu sertempak minta maaf pada el, dan memeluk el.
Selasa, 16 November 2010
akhir hidup seorang el 4
"apa baru dua bulan tapi kenapa sudah memakai kursi roda..?" tanya adit kaget sekali. "ya memang keadaan orang yang terkena penyakit lupus seperti itu, daya tahan tubuhnya gampangh menurun drastis" jawab mama el. "kami turut bersedih atas penyakit anak ibu, oia kalau boleh tahu siapa nama anak ibu" tanya bu ranti. "el.." jawab mama el singkat. 'nama yang unik dan indah.." jawab akhirnya merereka meneruskan pembicaraan samapai hari hampir soe hingga akhirnya mereka pamit, karena adit ada keperluan. Keesokan harinya saat el berdiam diri ditaman dekat rumahnya. "eh temen-temen ada anaka penyakitan tuh c elellelelelelelelbelel" ejek anak-anak yang ada ditaman. " lalu el mencoba mengayuh roda kursinya kearah pulang secepat mungkin, dan dari belakang ada anak yang memakai sepatu roda dan berkata "ehhhhh kursi roda masih jaman ya.... pake kaki donk... trus pake sepatu rodanya... huh asyik... hahahahahaha" lagi lagi dia terejek. dan tanpa disadari el anak-anak yang tadi mengejeknya mengikutinya dari belakang. Lalu ia menghentikan laju kursi rodanyadan sejenak diam diri, dan berkata "kenapa kalian tak henti-hentinya menghina ku apa salah ku..?" kata-kata itu tersaji dari mulutnya dengan spontan."yaiyalah kamu dihina secara kamu gak bisa jalan.. hahahaha" ketus sekali. Lalu datang seseorang dan dia berkata.
Senin, 15 November 2010
akhir hidup seorang el 3
Setelah itu mereka masuk bersamaan, dan bu ranti mengenalkan anaknya padda mama el. "ini anak saya bu, namanya adit" kata bu ranti. "wah anak ibu terlihat manis dan pintar ya.." puji mama el. "ah tante bisa saja, saaya tidak seperti itu kok" sela adit. Sembari mereka berbicara tak disangka el memperhatikan pembicaraan mereka bertiga sampai adit menyadari hal itu, dan menanyakan pada mama el. "tante kenapa anak tante tidak mau bergabung dengan kita?" tanya adit penasaran. "ouh..ouh.. ehmm itu mungkin karena dia malu... di usia nya yang kecil dia sudah memakai kursi roda" jawab mama el. "lho anak ibu kenapa memakai kursi roda?" tanya bu ranti pada mama el. "ehmmm...ehhmm.... aduh saya sulit menceritakannya... saya takut kalau nantinya kalian mengejek dia.." jawab mama el sambil menangis kebingungan. "maaf tante kami tidak seperti apa yang tante bayangkan" jawab adit. "sudah bu cerita saja, barang kalai saya bisa membantu" tawar bu ranti. "baiklah bu saya akan beritahu, anak saya terserang syndrom lupus" jawab mama el. "apa itu bu..?" tanya bu ranti kebingungan. "itu penyakit yang menyerang ketahanan tubuh dan semakin menimbnulkan efek layu pada wajah dan tubuh seseorang yang terkena virusnya, sampai sekarang virusnya masih belum diketahui penyebarannya pun masih pro kontra" jawab adit. "wah anak ibu pintar yah... saya jadi kagum..." jawab mama el sambil membilas air matanya dengan tissue. "sejak kapan anak tante terkena lupus" tanya adit, "baru 2 bulan ini nak adit" jawab mama el.
Minggu, 14 November 2010
akhir hidup seorang el 2
Mereka serentak bingung apa yang dimaksudkan oleh perkataan el. "adik manis kenapa kamu bicara seperti itu" tanya lelaki itu. ""karena aku yaklin kalian sama saja dengan yang lain, hanya menunggu kematian ku saja" setelah itu el pergi masuk kerumah dan memanggil ibunya. Sedangkan wanita dan lelaki itu masih bingung dengan apa yang dikatakan oleh el. lalu mama el datang "maaf siapa ya?" tanya mama el kebingungan. "Ouh saya ranti tetangga baru disini, rumah saya ada dikanan depan rumah anda, boleh kita berkenalan" tanya wanita itu. "oh tentu saja boleh, saya alisa, kalau begitu silakan masuk saja" tawar mama el.
Akhir hidup seorang el
yang kita tahu tentang anak kecil adalah kegembiraan dan keceriaan, tapi hal ini berbeda dengan el. el seorang anak umur 8 tahun yang mengidap sindrom lupus. dalam hidupnya ia hanya menemui kebosanan, kesakitan, ketakutan akan kematian, bahkan perasaan malu. tapi terkadang ia berpikir untuk apa dia hidup dengan keadaan yang sangat tersiksa. suatu saat ia sedang duduk dibangku depan rumahnya, dan ia memandang rumah kosong yang ada disebelah kanan depan rumahnya, kini rumah itu sudah bersih dan rapi. tak berapa lama kemudian keluarlah orang dari rumah itu, seorang remaja laki-laki dan seorang weanita paruh baya. tak disangka mereka menuju rumah el, dengan sikap denginnya el masuk menuju rumah, lalu wanita itu mengejarnya dan berkata "hai sayuang kenapa harus lari tante gak akan gigit kamu kok..." lalu el menghentikan derai kursi rodanya. "ada keperluan apa anda mengunjkungi saya, mau mengejek atau mau menghina... atau bahkan mau mencela..." el berkata dengan nada sinis. lalu remaja laki-laki disebelah wanita paruh baya itu berkata "adik manis kita hanya ingin mngunjungi tetangga kami... kami disini orang baru... apa orangtuamu dirumah...?" tanya lelaki itu dengan manisnya. lalu el menjawab "orang baru ...??? hemmmmmmmfftthyh hanya menambah masalah bagiku saja..." jawab el ketus....
Langganan:
Postingan (Atom)